Tentang


Sejarah


Diasuh KH. Agoes Ali Mashuri (Gus Ali) di Sidoarjo.
Dibangun pada tahun 2010 dan membuka pendaftaran untuk angkatan pertama pada tahun 2011.

MTS progresif bumi Shalawat terletak di Dusun Karangploso RT 001 RW 004 Desa Gelang Kecamatan Tulanga Kabupaten Sidoarjo. Lokasinya berada dekat dengan pemukiman penduduk dan area persawahan yang asri. Sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan tenang dan kondusif.

MTs Progresif Bumi Shalawat memiliki slogan Disiplin, Unggul, Peduli. Untuk mewujudkannya MTs Progresif Bumi Shalawat memiliki berbagai macam program yaitu sistem Full Day School, menerapkan Integrated Curriculum, Youth Entrepreneurship Program, dan Self Development in Activity.

Full Day School merupakan sistem pembelajaran yang dilakukan dalam kegiatan belajar mengajar yang dilakukan sehari penuh dengan memadukan sistem pembelajaran secara intensif dengan memberikan tambahan waktu khusus untuk pendalaman. Dengan ini MTs. Progresif Bumi Shalawat lebih fokus untuk pendalaman materi terhadap peserta didik yang nantinya akan memberikan wawasan pengetahuan secara luas dengan didasari ilmu-ilmu agama. Dengan mengikuti Full Day School, orang tua tidak akan merasa kawatir lagi, karena dapat mencegah dan menetralisir kemungkinan dari kegiatan-kegiatan anak yang menjerumus pada kegiatan yang negatif.

Program Full Day School diterapkan agar mendukung penerapan program Integrated Curriculum yakni Program Kurikulum Terintregasi. Integrated Curriculum yang telah diterapkan di MTs. Progresif Bumi Shalawat merupakan penggabungan antara kurikulum Kemenag dengan kurikulum pesantren (diniyah). Dengan penggabungan kurikulum seperti ini, diharapkan siswa mampu mengembangkan ilmu pengetahuan secara luas tanpa meninggalkan nilai-nilai agama. Pengembangan kurikulum pesantren (diniyah) dilakukan melalui materi-materi muatan lokal, di antaranya melalui pendidikan Al Quran dan pendidikan kitab kuning. Pengembangan kurikulum pesantren (diniyah) dengan kurikulum umum tetap mengacu pada Standar Nasional Pendidikan.

Youth Enterpreneurship Program merupakan program untuk mengembangkan bakat dan minat peserta didik untuk menimbulkan jiwa wirausahawan muda. Program tersebut tidak hanya sekadar program biasa, karena diintregarasikan dengan mata pelajaran muatan lokal, yaitu prakarya. Dengan program tersebut peserta didik diharapkan mampu menjadi Youth Enterpreneurship yang jujur, amanah, dan tidak meninggalkan nilai-nilai islami yang telah diajarkan di sekolah. Bukan sebatas materi tetapi siswa juga diajarkan untuk praktik berwirausaha dengan harapan peserta didik mampu melihat peluang berwirausaha ke depannya dan mampu mendorong usaha-usaha yang ada di lingkungan sekitar.

Self Development in Activity merupakan kegiatan pengembangan diri, jati diri, bakat, dan potensi peserta didik. Program tersebut digali dengan cara menyediakan berbagai jenis ekstrakurikuler di bidang akademik dan non akademik. Dengan adanya program tersebut diharapkan peserta didik mampu mengembangkan potensi yang ada di diri mereka masing-masing dan menggapai apa yang mereka cita-citakan.

Kegiatan apel pagi, pelaksanaan shalat wajib dan sunah secara berjamaah, penjadwalan piket kebersihan kelas merupakan bentuk konkret kegiatan yang diterapkan untuk melatih kedisiplinan siswa. Pelaksanaan bakti sosial dengan sumber dana Infaq rutin Jum’at dan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu sekitar madrasah merupakan bentuk kepedulian siswa terhdap lingkungan sekitar.

Program pembelajaran menggunakan kurikulum yang relevan dan berkualitas. Beberapa program telah disiapkan untuk mengarahkan peserta didik menjadi generasi yang shalih, cerdas, kritis, kreatif dan bertanggung jawab. Program pendidikan telah di bentuk dengan apik, agar siswa dapat mencapai keunggulan akademik sebaik mungkin. Melalui bimbingan dari guru dan pemandu yang mumpuni untuk mengarahkan peserta didik mengenali potensi yang dimiliki. Selain itu diarahkan juga untuk menjadi pribadi shalih, menghargai waktu, berpikir kreatif dan percaya diri untuk tampil di khalayak umum.


Kurikulum

Kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Nasional yang ditetapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Khusus pembelajaran bahasa Inggris, kelas reguler menggunakan kurikulum English Proficiency Program (EPP) yang berfokus pada kemampuan komunikasi peserta didik dalam bahasa Inggris dan mengacu pada standar internasional (CEFRCommon European Framework).

Pengembangan kemampuan entrepreneur juga menjadi perhatian bagi kelas reguler. Dengan diadakannya pembelajaran pembuatan Mobile Application, peserta didik diharapkan mampu berfikir secara kreatif dan mandiri sehingga peserta didik memiliki jiwa enterpreneur khususnya dalam bidang teknologi digital.

Kontak